Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNIPA

Kampung Mandopi, Manokwari Utara, Provinsi Papua Barat, 29 September 2025, —
Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, segenap dosen dan mahasiswa dari (FMIPA UNIPA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kampung Mandopi, Manokwari Utara. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Pembelajaran Baca Tulis Berhitung (Calistung) Berbasis Eksperimen Sains Sederhana” yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar literasi dan numerasi siswa dengan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif.

Kegiatan pengabdian ini resmi dimulai pada Senin, 29 September 2025, dan direncanakan akan terus berlanjut sepanjang bulan Oktober 2025 dengan pelaksanaan rutin setiap hari Senin. Lokasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FMIPA UNIPA berpusat di Gereja Kristen Injili (GKI) Bahtera Pelepasan di Kampung Mandopi, Kabupaten Manokwari Utara, Provinsi Papua Barat, yang merupakan salah satu wilayah binaan UNIPA dalam program pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim dosen dan mahasiswa telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh. Persiapan tersebut meliputi perancangan konsep pembelajaran, pembuatan alat peraga sains sederhana, serta penyusunan materi ajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat pemahaman peserta didik di daerah tersebut. Selain itu, dilakukan pula koordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat setempat untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi peserta.

Pelaksanaan kegiatan PkM diikuti oleh empat program studi: Fisika, Matematika, Kimia, dan Biologi, terdiri dari staf dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Antusias dan semangat tinggi, baik dari tim pelaksana maupun dari para peserta yang tercatat lebih dari 100 siswa dari berbagai jenjang Pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK/PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) mengikuti kegiatan ini dengan sangat aktif. Setiap sesi kegiatan dirancang agar menarik dan interaktif, seperti kegiatan membaca bersama, permainan edukatif berhitung, serta eksperimen sains sederhana yang memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Salah satu dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minat belajar anak-anak sejak dini melalui pendekatan yang kreatif dan berbasis pengalaman langsung. “Kami ingin anak-anak di Kampung Mandopi merasakan bahwa belajar itu menyenangkan. Melalui eksperimen sains sederhana, mereka tidak hanya belajar konsep, tetapi juga melihat penerapannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran yang berharga bagi para mahasiswa FMIPA UNIPA. Mereka tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kondisi pendidikan di daerah, serta mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan manfaat ganda—baik bagi masyarakat penerima manfaat maupun bagi mahasiswa sebagai calon pendidik dan ilmuwan muda di masa depan.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UNIPA menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua Barat sebagai mitra aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan memperluas akses pembelajaran yang bermakna.

Editor : Chrisaria Palungan, dan Ria Matulessy